Browse Items (594 total)

  • Collection: Puisi Melayu

Bicara kepada Ibunda
(Almarhumah Hajah Hadisah Haji Satam)

Ibunda
Kita tidak akan berhari raya bersama-sama lagi
namun ingatan kepadamu tak pernah terlupakan
Dua minggu sebelum Hari Raya
sesudah sahur daku sering membantumu
memukul telur, gula dan…

Hendak ke Mana Kita?

Ketika kusaksikan
segala macam kemelut
krisis, sepak terajang
plot, intrig, sabotaj
komplot, persekongkolan
perebutan, percaturan
fitnah, jatuh-menjatuhkan, adu domba
kehilangan ihsan dan perasaan
dan kata-kata lain yang semedan…

Subuh yang syahdu

Subuh ini menimbulkan
rasa hiba dan sayu
Subuh pada hari penghulu
segala hari
menjadi tanda beberapa jam.lagi
Ramadan 1444 akan pergi
dalam.keadaan kami berasa rugi
tidak cukup mengisi
peluang membersihkan diri
dan peluang…

Allah yang berkehendak

Kuat semangat
berkobar-kobar perasaan
bermotivasi tinggi
mempunyai harapan dan impian
berusaha keras
semua itu yang tampak zahir
hakikatnya Allah berkehendak
benamkan rasa "aku berkehendak"

Awang Sariyan Pendukung Tamadun

Rezeki berkat

Ya, Allah kami mohon
kecukupan
rezeki yang berkat
meskipun sedikit
untuk kehidupan kami
dan berkongsi dengan sesama makhluk
bukan harta melimpah-ruah
tetapi tidak pernah cukup
dan menjadikan kami kikir
tiada kepedulian
kepada yang…

Puisi "Vertigo"

Vertigo
mudah-mudahan mampirmu
hanya sementara
asbab penyedar
akan nikmat afiat
dan kekuasaan mutlak Sang Pencipta
asbab penginsaf
kekuatan makhluk ada batasnya
keangkuhan tiada maknanya

Awang Sariyan Pendukung Tamadun
30 April…

Puisi "Perjalanan untuk diteruskan"

Sedari dahulu
aku sudah biasa
merentas gurun sendirian
apabila teman berpatah pulang
aku meneruskan perjalanan
dengan keyakinan akan menemukan oasis
meskipun bukan tanpa tantangan
suara luar dan suara batin
yang…

Puisi "Menunggu bayu petang"

Kalau embun pagi di hujung daun
membeku tidak menitis
lalu pada siang hari
bunga pun tidak mekar
harumnya pun tidak menusuk lagi
tunggulah waktu petang
mungkin bayu yang membelai
bisa menyegarkannya semula
untuk terus…

Apabia ada kalanya
kata-kata kehilangan makna
zahirnya hambar hampa
kata tak berjiwa
Maka berbicaralah
kepada diri sendiri
mendengar suara hati diri
dengan sandaran kepada Iahi
mudah-mudahan akan terbit erti

Kembara Bahasa
16 Ogos 2013

"Ikan Keli di Dalam Tempayan"

Maka tersebutlah kisah
Ikan-ikan keli di dalam tempayan

Masing-masing tiadalah hidup aman
lantaran ingin hidup selesa
tanpa gangguan teman-teman
Ada pun sekalian teman dianggap saingan

Maka saling menyengatlah si keli…
Output Formats

atom, csv, dcmes-xml, json, omeka-xml, rss2