Title
apa tanda batang halia,
rasanya pedas dibuat obat
apa tanda orang mulia
bekerja keras menurut adat
rasanya pedas dibuat obat
apa tanda orang mulia
bekerja keras menurut adat
Subject
Ungkapan
Creator
Tenas Effendy
Source
Ethos Kerja
Identifier
8974
Text
sekali kerja menyalah,
seumur hidup tak kan semenggah
sekali kerj amaksiat,
seumur hidup ditimpa laknat
sekali berbuat durhaka,
seumur hidup badan celaka
tuah pedang elok bajanya
tuah orang elok kerjanya
tuah kuncup mau berbunga,
tuah hidup mau bekerja
tuah kayu tidak meranggas,
tuah Melayu tidak pemalas
tuah kayu buahnya masak,
tuah Melayu kerjanya nampak
takut melarat, bekerja berat
takut miskin, bekerja rajin
takut hina, kerja sempurna
takut susah, mau bersusah
takut pening, tulang dibanting
takut lapar, bekerja sabar
takut terkeji, kerja hati-hati
lemah kayu lemas batangnya,
lemah Melayu malas orangnya
lapuk kayu karena panas,
lapuk Melayu karena malas
mengapa kuncup tidak berbunga,
karena daunnya jatuh diranggah
mengapa hidup tidak berguna
karena bekerja tidak semenggah
kalau takut dilanda pasang,
jangan berumah di tepi pantai
kalau takut dihina orang
bekerja jangan berlalai-lalai
mengapa kayu tidak bercabang,
karena batangnya ditembak petir
mengapa Melayu tidak berkembang
karena orangnya banyak yang pandir
mengapa kayu kehilangan buah,
karena cabangnya sarang penyegat
mengapa Melayu kehilangan tuah
karena orangnya kehilangan semangat
rusak baju tidak berjahit,
rusak Melayu tidak menguit
rusak kayu dimakan serangga,
rusak Melayu segan bekerja
rusak baju dimakan lipas,
rusak Melayu segan mengekas
rusak parang karena berkarat,
rusak orang kerjanya sesat
rusak baju karena panas,
rusak Melayu karena malas
siapa suka berlengah-lengah
malu terbuka aib terdedah
siapa suka bermain-main,
malu muka tersingkap kain
siapa suka menjaring udang,
balik ke rumah makan berlauk
siapa suka membanting tulang
rezki murah nama pun elok
jika hendak disebut teladan,
mau bekerja berat dan ringan
mau bekerja berat dan ringan
jika hendak senang sentosa,
bekerja jangan membuang masa
bekerja jangan membuang masa
jiak hendak sejahtera,
kerja yang berat jangan dikira
jika hendak menegakkan marwah,
bekerja jujur memegang petuah
jika hendak menaikkan martabat,
dalam bekerja hendaklah taat
jika hendak membangkitkan Melayu,
bekerja keras janganlah malu
jika hendak menegakkan bangsa,
bekerja jangan menunggu dipaksa
jika hendak membangun negeri,
bekerja jangan iri mengiri
jika hendak dihormati orang,
dalam bekerja janganlah curang
jika kerja tidak senonoh,
ke tengah ke tepi kena cemooh
jika kerja tidak semenggah,
ke hulu ke hilir orang menyunggah
jika kerja tidak beradat,
ke laut ke darat orang mengumpat
jika kerja tidak berilmu,
kemana pergi mendapat malu
jika kerja berlengah-lengah,
semua orang memandang rendah
kalau hendak membeli barang,
ingat-ingat jangan tertipu
kalau hendak dihargai orang
bekerja jangan membuang waktu
kalau penat berkain panjang,
cobalah pula berkain sarung
kalau niat ingin terpandang
tabah bekerja jangan bermenung
enggan berusaha hidup sengsara,
enggan bekerja hidup celaka
enggan mengekas makan tak lepas,
enggan mengais perutpun kempis
enggan ke laut hampalah perut,
enggan ke tanah periuk pecah
enggan melangkah aib terdedah,
enggan merayap malu tersingkap
enggan berjalan mati tak makan,
enggan berlayar mati lapar
hanyut kayu dilanda banjir,
hanyut Melayu bekerja pandir
hanyut perahu patah pengayuh,
hanyut Melayu kerja mengeluh
hanyut perahu tiba di teluk,
hanyut Melayu kerjanya buruk
ingin mulia rajin bekerja,
ingin susah kerja menyalah
ingin terpuji kerja menjadi,
ingin terhina kerja sambil lewa
jika hendak dimuliakan orang,
bekerja keras jangan mengerang
jika hendak hidup terhormat
bekerja dengan hemat dan cermat
jika hendak menjadi teladan,
bekerja berat tiada segan
bekerja berat tiada segan
apa tanda batang halia,
rasanya pedas dibuat obat
apa tanda orang mulia
bekerja keras menurut adat
berguna parang karena bajanya,
berguna orang karena kerjanya
bertuah pedang elok bajanya,
bertuah orang elok kerjanya
binasa pandan ditebas raja,
binasa badan malas bekerja
binasa kuncup bunga terbelah,
binasa hidup kerja menyalah
berat dulang berat tutupnya,
berat tulang melarat hidupnya
berat dulang berat tutupnya,
berat tulang melarat hidupnya
berat tutup dibuka,
berat tulang hidup celaka
banyak duduk hidup teruk,
banyak bekerja hidup berjasa
banyak duduk hidup mengantuk,
banyak bekerja hidup memuja
celaka badan bekerja segan,
celaka diri segan mencari
celaka anak kerja mengelak,
celaka ayah kerja tak semenggah
celaka ibu bekerja malu
enggan bekerja badan terhina,
enggan mencari badan terkeji
seumur hidup tak kan semenggah
sekali kerj amaksiat,
seumur hidup ditimpa laknat
sekali berbuat durhaka,
seumur hidup badan celaka
tuah pedang elok bajanya
tuah orang elok kerjanya
tuah kuncup mau berbunga,
tuah hidup mau bekerja
tuah kayu tidak meranggas,
tuah Melayu tidak pemalas
tuah kayu buahnya masak,
tuah Melayu kerjanya nampak
takut melarat, bekerja berat
takut miskin, bekerja rajin
takut hina, kerja sempurna
takut susah, mau bersusah
takut pening, tulang dibanting
takut lapar, bekerja sabar
takut terkeji, kerja hati-hati
lemah kayu lemas batangnya,
lemah Melayu malas orangnya
lapuk kayu karena panas,
lapuk Melayu karena malas
mengapa kuncup tidak berbunga,
karena daunnya jatuh diranggah
mengapa hidup tidak berguna
karena bekerja tidak semenggah
kalau takut dilanda pasang,
jangan berumah di tepi pantai
kalau takut dihina orang
bekerja jangan berlalai-lalai
mengapa kayu tidak bercabang,
karena batangnya ditembak petir
mengapa Melayu tidak berkembang
karena orangnya banyak yang pandir
mengapa kayu kehilangan buah,
karena cabangnya sarang penyegat
mengapa Melayu kehilangan tuah
karena orangnya kehilangan semangat
rusak baju tidak berjahit,
rusak Melayu tidak menguit
rusak kayu dimakan serangga,
rusak Melayu segan bekerja
rusak baju dimakan lipas,
rusak Melayu segan mengekas
rusak parang karena berkarat,
rusak orang kerjanya sesat
rusak baju karena panas,
rusak Melayu karena malas
siapa suka berlengah-lengah
malu terbuka aib terdedah
siapa suka bermain-main,
malu muka tersingkap kain
siapa suka menjaring udang,
balik ke rumah makan berlauk
siapa suka membanting tulang
rezki murah nama pun elok
jika hendak disebut teladan,
mau bekerja berat dan ringan
mau bekerja berat dan ringan
jika hendak senang sentosa,
bekerja jangan membuang masa
bekerja jangan membuang masa
jiak hendak sejahtera,
kerja yang berat jangan dikira
jika hendak menegakkan marwah,
bekerja jujur memegang petuah
jika hendak menaikkan martabat,
dalam bekerja hendaklah taat
jika hendak membangkitkan Melayu,
bekerja keras janganlah malu
jika hendak menegakkan bangsa,
bekerja jangan menunggu dipaksa
jika hendak membangun negeri,
bekerja jangan iri mengiri
jika hendak dihormati orang,
dalam bekerja janganlah curang
jika kerja tidak senonoh,
ke tengah ke tepi kena cemooh
jika kerja tidak semenggah,
ke hulu ke hilir orang menyunggah
jika kerja tidak beradat,
ke laut ke darat orang mengumpat
jika kerja tidak berilmu,
kemana pergi mendapat malu
jika kerja berlengah-lengah,
semua orang memandang rendah
kalau hendak membeli barang,
ingat-ingat jangan tertipu
kalau hendak dihargai orang
bekerja jangan membuang waktu
kalau penat berkain panjang,
cobalah pula berkain sarung
kalau niat ingin terpandang
tabah bekerja jangan bermenung
enggan berusaha hidup sengsara,
enggan bekerja hidup celaka
enggan mengekas makan tak lepas,
enggan mengais perutpun kempis
enggan ke laut hampalah perut,
enggan ke tanah periuk pecah
enggan melangkah aib terdedah,
enggan merayap malu tersingkap
enggan berjalan mati tak makan,
enggan berlayar mati lapar
hanyut kayu dilanda banjir,
hanyut Melayu bekerja pandir
hanyut perahu patah pengayuh,
hanyut Melayu kerja mengeluh
hanyut perahu tiba di teluk,
hanyut Melayu kerjanya buruk
ingin mulia rajin bekerja,
ingin susah kerja menyalah
ingin terpuji kerja menjadi,
ingin terhina kerja sambil lewa
jika hendak dimuliakan orang,
bekerja keras jangan mengerang
jika hendak hidup terhormat
bekerja dengan hemat dan cermat
jika hendak menjadi teladan,
bekerja berat tiada segan
bekerja berat tiada segan
apa tanda batang halia,
rasanya pedas dibuat obat
apa tanda orang mulia
bekerja keras menurut adat
berguna parang karena bajanya,
berguna orang karena kerjanya
bertuah pedang elok bajanya,
bertuah orang elok kerjanya
binasa pandan ditebas raja,
binasa badan malas bekerja
binasa kuncup bunga terbelah,
binasa hidup kerja menyalah
berat dulang berat tutupnya,
berat tulang melarat hidupnya
berat dulang berat tutupnya,
berat tulang melarat hidupnya
berat tutup dibuka,
berat tulang hidup celaka
banyak duduk hidup teruk,
banyak bekerja hidup berjasa
banyak duduk hidup mengantuk,
banyak bekerja hidup memuja
celaka badan bekerja segan,
celaka diri segan mencari
celaka anak kerja mengelak,
celaka ayah kerja tak semenggah
celaka ibu bekerja malu
enggan bekerja badan terhina,
enggan mencari badan terkeji
