Title
apa tuah berumah tangga,
anak dibela menjadi manusia
anak dibela menjadi manusia
Subject
Ungkapan
Creator
Tenas Effendy
Source
Tunjuk Ajar Melayu
Identifier
3993
Text
apa tuah berumah tangga,
kasih sayang ke anak sampailah tua
apa tuah berumah tangga,
menjaga anak sehabis usia
apa tuah berumah tangga,
anak dibela menjadi manusia
apa tuah berumah tangga,
membela anak sehabis daya
apa tuah berumah tangga,
memelihara anak tak sia-sia
apa tuah berumah tangga,
anak lahir dibela pelihara
apa tuah berumah tangga,
anak dipinak dan dijaga
bertuh bini tahukan budi,
bertuah laki tahukan diri
bertuah bini tahu menenggang,
bertuah laki tahu menimbang
bertuah bini hatinya tabah,
bertuah laki hatinya gagah
bertuah bini hatinya lembut,
bertuah laki bijak menurut
bertuah bini memegang rahasia,
bertuah laki memegang amanah
bertuah bini taat setia,
bertuah laki teguh janjinya
bertuah bini taat dan takwa,
bertuah laki ingatkan Allah
bertuah bini rela berkorban,
bertuah laki hati pengasihan
bertuah bini mukanya manis,
bertuah laki tahan berhabis
bertuah bini budinya halus,
bertuah laki hatinya tulus
celaka bini iri mengiri,
celaka laki dengki mendengki
celaka bini tidak bermalu,
celaka laki tidak berilmu
celaka bini suka menyanggah,
celaka laki suka memaksa
celaka bini suka membantah,
celaka laki suka memerintah
celaka bini tidak semenggah,
celaka laki tidak bermarwah
celaka bini tak tahu berhemat,
celaka laki tak tahu menyukat
celaka bini tidak berakal,
celaka laki tidak berbekal
celaka bini tak tahu budi,
celaka laki tak tahu diri
celaka bini tak tahu untung,
celaka laki bebal berhitung
berlaki bini suka bertikai,
rumah tangga bercerai berai
celaka bini, binasa laki
celaka laki, binasa bini
berlaki bini cerca mencerca,
duduk di rumah bagaikan neraka
berlaki bini suka bertengkar,
duduk di rumah rasa terbakar
berlaki bini suka berbantah,
duduk di rumah tidakkan betah
berlaki bini suka bergaduh,
rumah tangga takkan senonoh
berlaki bini suka beramuk,
di dunia melarat, di akhirat teruk
berlaki bini teguh beriman,
dunia akhirat seiring jalan
berlaki bini sama berakal,
hidup dan mati bersiap bekal
berlaki bini sama takwanya,
hidup mati kekal keduanya
berlaki bini sama beradat,
hati lapang walau melarat
berlaki bini sama berbudi,
kalau berpisah bercerai mati
berlaki bini tenggang menenggang,
rumah yang sempit terasa lapang
berlaki bini taat setia,
rumah tangga selamat sejahtera
berlaki bini seiya sekata,
rumah tangga aman sentosa
berlaki bini rukun dan damai,
rumah tangga bagaikan mahligai
berlaki bini berkasih-kasihan,
rumah tangga diridhoi Tuhan
berlaki bini berkasih sayang,
rumah tangga nyaman dan tenang
berlaki bini hidup mufakat,
rumah tangga mendapat berkat
laki baik, bini pun elok
laki buruk, bini pun teruk
elok bini karena laki,
elok laki karena bini
elok laki, baiklah bini
elok bini, baiklah laki
karena bini, menepi-nepi
karena bini, lupakan hari
karena bini, lupakan diri
karena bini, tercampak budi
karena bini, terikat kaki
karena bini, tersumbat rezki
karena bini, hilang berani
karena laki, hidup terpuji
karena laki, kerja menjadi
karena laki, hidup berbudi
karena laki, bertambah rezki
karena laki, tak tergosok daki
karena laki, menjauh rezki
karena laki, saudara lari
karena laki, ibu bapak benci
karena laki, terbuang diri
karena bini, mati
karena bini, berhujan berhari
karena bini, tumbuh berani
karena bini, bulatlah hati
karena bini, tahu berbudi
karena bini, padi menjadi
karena bini, bertambah rezki
karena bini, kerja terpuji
semakin berlaki, semakin dengki
semakin berlaki, semakin mengiri
semakin berbini, semakin menjadi
semakin berbini, semakin tak tahu diri
semakin berbini, semakin lesi
semakin berbini, semakin menepi
semakin berbini, semakin meninggi
belum hilang inai di tangan,
bercakap sudah main tangan
belum hilang merahnya inai,
laki bini sudah bercerai
belum hilang inai di jari,
sudah bertengkar setiap hari
pagi bersanding, petang berpaling
pagi bersanding, petang merunsing
pagi bersanding, petang bergunjing
belum nikah, belum berkilah
belum nikah, belum bertingkah
belum nikah, belum menyergah
belum nikah, belum melapah
belum nikah, belum menyalah
pagi nikah, petang berpisah
pagi nikah, petang bertingkah
pagi nikah, petang pasah
pagi nikah, petang menyalah
pagi nikah, petang menyunggah
pagi nikah, petang berumah
pagi nikah, petang bertanah
pagi kawin, petang lenjin
pagi kawin, petang berlurut cincin
nikah sekali jadi,
kawin sampai ke mati
nikah sekali helat,
kawin sampai ke lahat
nikah sekali buat,
kawin sampai ke lahat
nikah membawa petuah,
kawin membawa amanah
nikah sekali sudah,
kawin sampai ke tanah
nikah mnejemput tuah,
kawin menjemput marwah
nikah menurut sunnah,
kawin menurut akidah
nikah menebus hutang,
kawin menebus pantang
nikah menutup malu,
kawin menutup aib
nikah sudah, aib terdedah
nikah sudah, malu tersimbah
nikah sudah, timbul gelabah
nikah sudah, saudara tak singgah
nikah sudah, hutang tak sudah
nikah sudah, kerja menyalah
nikah sudah, berleguh legah
nikah sudah, tibalah fitnah
nikah sudah, sayang berpindah
nikah sudah, kawin belum
nikah sudah, serumah belum
nikah sudah, sepergian belum
nikah sudah, berhelat belum
habis helat, periuk berkulat
habis helat, hutang yang dapat
habis helat, tumbuhlah umpat
habis helat, mulut berlalat
habis helat, celaka dapat
habis helat, sengketa dekat
helat usai, kepala tergadai
helat usai, kerja selesai
helat usai, sengketa usai
helat usai, tinggal bengkalai
helat usai, niat tak sampai
helat usai, perut terburai
helat usai, tak tercukur misai
helat usai, hajat pun sampai
helat usai, tinggallah bangkai
helat usai, tinggal telikai
bila usai berhelat jamu.
kewajiban diri hendaklah tahu
bial usai berhelat jamu,
ingatlah beban di atas bahu
sesudah berhelat, banyakkan ingat
sesudah berhelat, syukuri nikmat
sesudah berhelat, diamkan pahat
sesudah berhelat, peganglah manat
sesudah berhelat, sempurnakan sifat
sesudah berhelat, elokkan tempat
sesudah berhelat, pantangkan umpat
sesudah berhelat, hutang disukat
sesudah berhelat, lidah disekat
sesudah berhelat, panjangkan niat
bila usai berhelat jamu,
ingatlah hutang yang menunggu
sebelum berhelat, bulatkan niat
sebelum berhelat, teguhkan tekad
sebelum berhelat, ingat-mengingat
sebelum berhelat, duduk mufakat
sebelum berhelat, sukat-menyukat
sebelum berhelat, cari nasehat
sebelum berhelat, cari pengikat
sebelum berhelat, cukuplah syarat
sebelum berhelat, pulang ke adat
sebelum berhelat, bentangkan adat
sebelum berhelat, betulkan sifat
sebelum berhelat, curaikan adat
sebelum berhelat, siapkan tempat
sebelum berhelat, elokkan buat
sebelum berhelat, tahukan alat
sebelum berhelat, mulut disumbat
sebelum berhelat, badan ditambat
sebelum berhelat, luruskan syariat
sebelum helat berlangsung,
baik buruk wajib ditanggung
sesudah nikah, tertambat langkah
sesudah nikah, beralih tingkah
sesudah nikah, pendeklah langkah
sesudah nikah, kasih berbelah
sesudah nikah, sayang bertambah
sesudah nikah, hutang terdedah
sesudah nikah, dunia terbuka
sesudah nikah, tampaklah tuah
sesudah nikah, tahulah makna
sesudah kawin, makin berlenjin
sesudah kawin, tak kering kain
sesudah kawin, tak terikat kain
sesudah kawin, lupa bermain
sesudah kawin, kepala dingin
sesudah kawin, baru berkain
sesudah kawin, berangin-angin
sesudah kawin, menahan angin
sesudah kawin, berkain lampin
sesudah kawin, banyaklah ingin
sebelum kawin, berlenjin
sebelum kawin, siapkan pesalin
sebelum kawin, kurangi bermain
sebelum kawin, berajin-rajin
sebelum nikah, elokkan tingkah
sebelum nikah, luruskan langkah
sebelum nikah, berlaku semenggah
sebelum nikah, cari petuah
sebelum nikah, menakah
sebelum nikah, berumah
sebelum nikah, bertanah
sebelum nikah, berbasah
sebelum nikah, panjangkan langkah
sebelum nikah, siapkan nafkah
sebelum nikah, banyak bersusah
sebelum nikah, bertempah
sebelum nikah, berakidah
sebelum nikah, berisi dada
