Title
Kisah Profesor Tua
Subject
Puisi Melayu
Description
Kisah Profesor Tua
Seorang profesor tua
membela bicara dalam bahasa penjajah
dalam wacana tentang penjajahan
kerana katanya bahasa itu bahasa internasional
maka cocok untuk konferensi internasional
sangkanya bahasa watan bukan bahasa internasional
Agaknya lupa dia
akan madah Van Linchoten dan Francois Valentijn
bahawa bahasa Melayu abad 16 setara dengan bahasa Latin dan bahasa Perancis
Dan agaknya lupa dia
bahawa pesantren yang menganugerahinya ijazah ilmiah tertinggi di benua atas angin itu
menghormati bahasa Melayu sebagai bahasa besar
Lupa kiranya dia
ketika dahulu berapi-api
berbicara tentang nasionalisme bahasa
dalam gerakan menghambat penjarah
Kini penjajah nyata telah tiada
Namun penjajah minda
penjajah pandangan sarwa
dan penjajah budaya kian kuat
mencengkam
di luar sedarmu mungkin
sedang memamah sudut pandangmu
tentang makna ilmu
makna pendidikan
makna budaya
makna sejarah
makna kehidupan
makna ibadah
makna agama
dan makna segalanya
Engkau membela bicara
dalam bahasa penjajah
ketika berbicara tentang
dampak penjajahan
kepada bahasa
kepada budaya
kepada minda
Sungguh ironis!
11 malam 4.9.19
Seorang profesor tua
membela bicara dalam bahasa penjajah
dalam wacana tentang penjajahan
kerana katanya bahasa itu bahasa internasional
maka cocok untuk konferensi internasional
sangkanya bahasa watan bukan bahasa internasional
Agaknya lupa dia
akan madah Van Linchoten dan Francois Valentijn
bahawa bahasa Melayu abad 16 setara dengan bahasa Latin dan bahasa Perancis
Dan agaknya lupa dia
bahawa pesantren yang menganugerahinya ijazah ilmiah tertinggi di benua atas angin itu
menghormati bahasa Melayu sebagai bahasa besar
Lupa kiranya dia
ketika dahulu berapi-api
berbicara tentang nasionalisme bahasa
dalam gerakan menghambat penjarah
Kini penjajah nyata telah tiada
Namun penjajah minda
penjajah pandangan sarwa
dan penjajah budaya kian kuat
mencengkam
di luar sedarmu mungkin
sedang memamah sudut pandangmu
tentang makna ilmu
makna pendidikan
makna budaya
makna sejarah
makna kehidupan
makna ibadah
makna agama
dan makna segalanya
Engkau membela bicara
dalam bahasa penjajah
ketika berbicara tentang
dampak penjajahan
kepada bahasa
kepada budaya
kepada minda
Sungguh ironis!
11 malam 4.9.19
Creator
YB Senator Datuk Seri Prof. Emeritus Dr. Awang bin Sariyan
Source
Awang Sariyan Kembara Bahasa
Date
4/9/2019
Identifier
260213005
