Sajak Sembulan Durja
(sempena Tragedi Double Six 1976)

Title

Sajak Sembulan Durja
(sempena Tragedi Double Six 1976)

Description

Rajuk langit Sembulan
tanggal enam bulan enam
membelah tahun tujuh enam
awan hening terkoyak dicarik
lengking tragedi langit berjelaga

Kota Kinabalu menangis-ratap
sayap nomad yang terbang membawa harapan
angin malam menyulam bayu duka
menjerat besi dan jiwa dalam peluk maut

Adakah langit yang tertukar warna?
kadang biru, kadang jingga, kadang kelabu
kadang sepi seperti bisik rahsia tak terucap
menghitung detik sebelum jatuhnya denyut harap

Tun Fuad pemimpin yang baru menjejak
bersama sahabat terbang dalam doa
bumi menyambut dengan luka
membawa jiwa ke dalam peluk sunyi

Sembulan durja menjadi saksi bisu
menjerit besi gemuruh air yang meratap
bintang-bintang kejar mengejar di angkasa
menangis bersama malam yang berkobar sepi

Double Six adalah sungkawa yang berulang
parut kenangan yang tak lekang oleh waktu
seperti zikir yang mendesir pada daun-daun
mengalir bersama angin menembus ruang janji

Dalam hening tanah ini mengenang
suara yang hilang bayang kian pudar
putih tugu semangat tetap menjulang
alibi perwira senantiasa mengakar memori

Asrizam Esam
Kajang Selangor
27/1/2026

Creator

Inv. Asrizam Esam

Source

Inv. Asrizam Esam

Date

27/01/2026